Belajar Pra Matematika Lewat Bermain. Cara Seru Anak Kuasai Calistung di Marica
Monday, 20 October 2025
Banyak orang tua mengira belajar matematika harus dimulai dengan angka, penjumlahan, atau lembar kerja. Padahal, sebelum anak bisa menghitung, mereka perlu melewati tahap pra matematika yaitu masa penting untuk memahami konsep dasar seperti membandingkan, mengenali bentuk, pola, ukuran, dan urutan.
Tahapan ini menjadi dasar calistung matematika (membaca, menulis, berhitung) yang kuat di usia dini. Di Marica, proses belajar ini tidak dilakukan lewat hafalan, tapi dengan cara yang anak-anak paling sukai: bermain dan bercerita!
Apa Itu Pra Matematika dan Mengapa Penting?
Pra-matematika adalah kemampuan dasar anak untuk:
- Mengenal konsep banyak dan sedikit
- Mengelompokkan warna dan bentuk
- Menyusun pola dan urutan
- Memahami arah, ukuran, dan perbandingan
Menurut Early Childhood Education Journal (Hachey, 2013), keterampilan pra-matematika yang diperoleh lewat aktivitas bermain membantu anak berpikir logis dan memecahkan masalah lebih baik saat mulai belajar calistung matematika di sekolah.
Metode Play-Based Learning di Marica
Di Marica, anak belajar matematika lewat pendekatan play-based learning — yaitu belajar sambil bermain.
Lewat metode ini, anak tidak merasa “belajar” dalam arti formal, tapi tetap memahami konsep logika dan hitungan.
Contohnya:
- Saat bermain peran jual-beli, anak belajar menghitung uang mainan.
- Saat menyusun balok, anak belajar membandingkan ukuran dan mengenal bentuk.
- Saat bermain puzzle atau membuat pola warna, anak memahami urutan dan pengelompokan.
Sebuah penelitian oleh Pyle & Danniels (2017) menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis bermain membantu meningkatkan kemampuan berpikir numerik dan logis anak, karena mereka belajar dengan rasa ingin tahu dan tanpa tekanan.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Calistung
Guru dan orang tua berperan penting dalam menumbuhkan rasa senang belajar pada anak.
Di Marica, guru berperan sebagai pendamping yang mengarahkan anak untuk mengeksplorasi konsep matematika melalui aktivitas nyata.
Beberapa hal yang bisa dilakukan di rumah:
- Gunakan aktivitas sehari-hari untuk berhitung sederhana, seperti menghitung buah atau mainan.
- Tanyakan pertanyaan terbuka, seperti “Mana yang lebih besar?” atau “Ada berapa balok biru di sini?”
- Beri kesempatan anak menyentuh, mencoba, dan bermain langsung.
Dengan cara ini, anak tidak hanya siap menghadapi pelajaran calistung matematika di sekolah, tapi juga memiliki pemahaman logis yang kuat sejak dini.
Kesimpulan
Belajar pra matematika bukan sekadar mengenal angka, tapi tentang bagaimana anak memahami dunia dengan cara yang menyenangkan.
Melalui metode play-based learning di Marica, anak diajak untuk berpikir, menghitung, dan mengelompokkan secara alami tanpa merasa dipaksa belajar.
Dengan pendekatan ini, belajar calistung matematika jadi seru, bermakna, dan penuh tawa.